Berkebun sering dianggap ribet dan butuh lahan luas. Padahal, berkebun di pot justru jadi cara paling aman dan realistis untuk pemula. Cocok buat yang tinggal di rumah kecil, kos, bahkan kantor.
Kalau kamu pernah bilang,
“Tanamanku kok cepat mati, ya?”
tenang — kamu tidak sendirian.
Artikel ini akan jadi panduan berkebun di pot untuk pemula dari nol, tanpa istilah aneh dan tanpa perawatan berlebihan.
Kenapa Berkebun di Pot Cocok untuk Pemula?
Berkebun di pot punya banyak kelebihan dibanding langsung di tanah:
-
Lebih mudah dikontrol (air, pupuk, media tanam)
-
Bisa dipindah-pindah sesuai cahaya matahari
-
Cocok untuk ruang sempit
-
Risiko gagal lebih kecil
Dengan pot, kamu bisa belajar mengenal tanaman pelan-pelan, tanpa harus takut salah besar.
![]() |
| Tanaman di Pot |
Alat dan Bahan Dasar Berkebun di Pot
Sebagai pemula, kamu tidak perlu alat mahal. Ini daftar paling dasar:
1. Pot Tanaman
-
Boleh pot plastik, tanah liat, atau ember bekas
-
Yang penting: ada lubang di bawah
Ukuran pot disesuaikan dengan tanaman. Jangan terlalu kecil, tapi juga jangan kebesaran.
![]() |
2. Media Tanam Sederhana
Media tanam aman untuk pemula:
-
Tanah
-
Sekam bakar
-
Kompos atau pupuk kandang matang
Perbandingan paling mudah:
1 : 1 : 1
Media ini cukup gembur, tidak becek, dan ramah akar.
3. Bibit atau Tanaman
Untuk awal, pilih:
-
Cabai
-
Tomat
-
Kangkung
-
Tanaman hias daun
Tanaman ini tahan banting dan cepat menunjukkan hasil.
Cara Menanam di Pot yang Benar (Langkah Dasar)
-
Tutup lubang pot dengan pecahan genteng atau batu kecil
-
Masukkan media tanam hingga ¾ pot
-
Tanam bibit dengan hati-hati
-
Siram secukupnya sampai media lembap
Jangan langsung kasih pupuk banyak. Tanaman baru butuh adaptasi.
Penyiraman yang Sering Salah Kaprah
Kesalahan pemula paling sering: kebanyakan air.
Aturan aman:
-
Siram 1 kali sehari
-
Pagi atau sore
-
Siram sampai air keluar dari bawah pot
Kalau media masih basah, tidak perlu disiram.
Ingat:
Layu belum tentu kurang air, bisa jadi kelebihan air.
Cahaya Matahari: Jangan Asal Taruh
Sebagian besar tanaman butuh:
-
4–6 jam matahari per hari
Tapi jangan langsung dijemur seharian, apalagi tanaman baru pindah pot.
Tips aman:
-
Jemur pagi
-
Siang pindahkan ke tempat teduh terang
Pupuk untuk Pemula: Kapan dan Seberapa?
Sebagai pemula:
-
Pupuk 1–2 minggu sekali
-
Pakai pupuk organik cair atau kompos
Jangan berpikir:
“Biar cepat subur, pupuknya banyakin.”
Itu justru bikin tanaman stres.
Kesalahan Umum Pemula yang Harus Dihindari
Beberapa kesalahan klasik:
-
Pot terlalu kecil
-
Media tanam terlalu padat
-
Terlalu sering disiram
-
Terlalu sering ganti pupuk
-
Tanaman sering dipindah tempat
Kalau tanaman bisa ngomong, biasanya dia cuma minta:
“Tolong jangan lebay.”
Berkebun Itu Proses, Bukan Sulap
Tanaman tidak bisa tumbuh instan.
Pemula juga tidak harus langsung jago.
Mulai dari satu pot.
Satu tanaman.
Satu pengalaman.
Kalau gagal, itu bukan tanda berhenti —
itu tanda kamu sedang belajar.
Penutup
Berkebun di pot adalah cara paling masuk akal untuk memulai berkebun. Tidak perlu lahan luas, tidak perlu alat mahal, yang penting konsisten dan mau belajar.
Di TANAMMAN, kita percaya:
Berkebun itu harusnya santai, bukan bikin stres.
Selamat menanam 🌱





0 Comments:
Posting Komentar